Lawan Tiga Lingkaran Setan di Bumi Syariat

MEULABOH – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh, Tgk Mustafa Husen Woyla, menyerukan umat Islam untuk secara kolektif dan tegas melawan “Tiga Lingkaran Setan” yang mengancam sendi-sendi kehidupan masyarakat, yaitu judi online, narkoba, dan aliran sesat.

Seruan ini disampaikan beliau saat bertindak sebagai khatib Jumat di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, pada Jumat 10 Oktober 2025.

Tiga Racun Penghancur Maqashid Syariah

Dalam khutbahnya, Tgk Mustafa menekankan bahwa ketiga masalah tersebut telah merusak seluruh elemen dari Maqashid Syariah atau tujuan dasar syariat, yang meliputi:

1. Menjaga agama

2. Menjaga jiwa

3. Menjaga akal

4. Menjaga keturunan

5. Menjaga harta.

Bahaya Aliran Sesat

Mengenai aliran sesat, beliau mengingatkan jemaah untuk berpegang teguh pada Ahlussunnah wal Jamaah sebagai benteng akidah. Ia menyoroti kemunculan fenomena aliran sesat wajah baru di Aceh, seperti Gafatar dan kelompok pengajian yang mengaku bertemu Allah dan Nabi secara fisik berkali-kali.

Beliau merujuk pada Fatwa MPU Aceh Nomor 4 Tahun 2007 yang menetapkan 13 kriteria aliran sesat, di antaranya:

Mengingkari rukun iman dan rukun Islam

Mengaku menerima wahyu baru

Menafsirkan Al-Qur’an tanpa kaidah tafsir yang benar

Menghina sahabat Nabi

Menghalalkan yang haram dan menolak syariat.

Judi Online

Terkait maraknya perjudian daring, Ketua DPP ISAD ini menyatakan bahwa segala bentuk taruhan, sekecil apa pun nominalnya, adalah haram dan merupakan perbuatan setan. Judi online terbukti merusak harta, kehormatan, hingga memicu tindakan kriminalitas serta kehancuran rumah tangga. Berdasarkan kaidah menutup jalan menuju keburukan, beliau meminta agar marwah Aceh sebagai bumi syariat tetap dijaga.

Narkoba dan Khamar

Penyalahgunaan narkoba dan khamar disebut sebagai “saudara kembar dalam laknat.” Narkoba dinilai jauh lebih berbahaya karena mematikan akal dan masa depan secara fatal. Siapa pun yang mengedarkan narkoba dianggap telah menjadi kaki tangan setan dalam merusak generasi Islam.

Penutup: Jaga Diri, Jaga Gampong

Di akhir khutbah, Tgk Mustafa Husen Woyla mengajak jemaah melakukan muhasabah dan berperan aktif menjaga keluarga masing-masing. Barang siapa menjaga dirinya, keluarganya, dan gampongnya dari ketiganya, maka ia telah menegakkan benteng masyarakat Islam.

Sumber Asli: The Aceh Post – Lawan Tiga Lingkaran Setan di Bumi Syariat
https://theacehpost.com/news/lawan-tiga-lingkaran-setan-di-bumi-syariat/index.html